19 Agustus 2008

ahmadiyah versus ???????

ahmadiyah suatu ajaran islam yang berawal dari negeri india.....
dan telah puluhan tahun telah jadi polemik dikalangan umat islam didunia apakah itu tentang ajarannnya yang menyatakan bahwa ada nabi lagi setelah nabi besar Muhammad SAW.....
atau tentang kitab sucinya yang berbeda denngan umat islam pada umumnya........


yang saya tanyakan disini dan saya binggungkan disini.......


apakah perlu memperdebatkan bahkan sampai ada pertumpahan darah sesama umat manusia toh agama adalah sesuatu yang paling hakiki didunia ini dan seseorang tidak berhak memaksakan untuk memeluk atau pindah agama............


pada akhirnya kan kita juga yang mempertanggung jawabkan apa yang kita telah perbuat didunia ini kelak dihadapan NYA.....................




2 komentar:

masQ mengatakan...

Kalo mengacu pada ajaran agama/aliran yang hakiki, pastinya semua bermuara pada Tuhan. Tidak ada yang bisa menilai apakah ajaran itu sesat atau benar.

Setiap penganut suatu agama pasti akan mengatakan bahwa agama mereka yang paling benar. Tapi apakah perlu mengatakan bahwa agama orang lain itu salah??

Lalu kalo menilik pada permasalah kenapa agama yang sudah ada kok "DIBELOK-BELOKKAN". Nabinya sudah jelas kok dirubah-rubah..

Mari kita lihat dari kaca mata PANCASILA. Dari awal negara ini berdiri, hanya ada 5 Agama yang diakui, Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Budha. Jadi, ya sudah jelas cuma 5 Agama itu saja yang boleh ada di negara ini. Ekstrimnya begini, "Dimana kaki berpijak, di situ langit dijunjung tinggi". Kalo gak mau, ya udah pergi dari sini. Gitu aja kok repot...

Kembali ke hati. Tidak ada orang yang berhak mengatakan orang lain itu salah, yang orang itu berhak katakan adalah kalo dirinya sendiri salah! Dan dia perlu memperbaikinya sendiri.

Kalo permasalahannya adalah kekhawatiran bahwa ajaran yang dianggap sesat tersebut akan menyebar dan mempengaruhi orang lain atau bahkan keluarga kita.. Ya sudah, gak perlu pake anarkis, cukup lindungilah keluarga kita dengan Ilmu Agama yang cukup biar gak ketularan. Gampangannya gini, orang yang tinggal disekitar Lokalisasi belum tentu dia suka begituan. Tapi orang yang jauh, malah enggak sedikit yang suka begituan.

Jadi kalo saya sendiri punya kesimpulan, apapun keyakinan kita, yakinilah seyakin yakinnya... Kalo separo-paro nanti malah kacau, 1/2 Islam 1/2 Kristen, apa jadinya? Apa kata dunia?

Blog-nya Mas Krisna mengatakan...

wawawawaa

betul2 uda punya blog juga ya kak bagus2........

bisa kasih koment gantian nich......


thanks foor coment ya kak hehehe...


semangattttttttttttttttt.....